Keluarga Penerima Manfaat(KPM) PKH maupun BST menerima paket bantuan beras di suasana PPKM darurat .

LENGKONG, 05 AGUSTUS 2021.

 

lengkong-batangan.desa.id- Kementrian Sosial Republik Indonesia bersama Bulog menyalurkan paket bantuan beras yang diterimakan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM)  BST maupun PKH dimasa PPKM darurat belum usai,  masing-masing KPM mendapatkan @10 k beras. Kementrian Sosial yang bekerja sama dengan Bulog sebagai mitra kerjanya menyalurkan bantuan beras ini kepada 116 kpm baik penerima BST maupun KPH. Mereka para KPM sangat gembira setelah menerima pencairan uang diikuti dengan penyaluran bantuan beras sebagai makanan pokok bagi kami warga pedesaan.

 

Para KPM dengan teratur mengambil beras didalam ruangan tidak saling berebut, ini menandakan sudah ada kesadaran dintara mereka toh nantinya semua kebagian

Penyaluran ini dengan tertib dan sesuai prokes dengan memakai masker,  jaga jarak,  menghindari kerumunan agar tidak terjadi claster penularan baru Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19, yang kini masih belum selesai dimasyarakat,  namun kelihatannya semakin menurun orang yang terpapar Covid-19 ini terlihat dengan adanya  kelonggarnya masyarakat beraktifitas melakukan kegiatan baik di dalam rumah maupun diluar rumah.

Mereka sangat senang mendapatkan bantuan beras

Tetapi mereka tetap menjaga kesehatan mereka dengan mengikuti prokes yang sudah diterapkan oleh Pemerintah. Hal ini dapat terlihat pada penyaluran beras mereka tidak saling berdesak-desakan atau berebut beras agar dia dapat lebih duluan, tetapi mereka dengan santainya menunggu dan menanti giliran  dan toh akhirnay juga mereka semua mendapatkan bagian sebesar @ 10 kg beras.

Mereka satu persatu mengambil beras dari dalam gudang yang sudah disiapkan oleh Pemerintah Desa Lengkong

 

Mereka menyadari bahwa di susana PPKM  ini sebenarnya mereka belum bisa bebas beraktifitas masih dibatasi aturan oleh Pemerintah, hal ini yang mereka keluhkan sebab dengan adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ini semuanya serba sulit  untuk apa saja. Hal ini diutarakan ibu Daryati sebagai pedagang pasar disaat  pengujung baru ramai berdatangan ingin membeli dagangannya diusir oleh petugas yang akhirnya dagangannya tidak jadi terjual sehingga dagangan tidak laku  akhirnya menanggung kerugian nilah yang saya tidak setuju dengan kebijakan Pemrintah ingi memperpanjang masa PPKM lagi. Masyarakat sudah banyak yang jenuh dengan kebijakan ini. Dansemoga Pemeritah  tidak akan memperpanjang dan hanya sampai disini saja PPKM.

Para KPM selalu mengikuti prokes yang sudah diterapkan di setiap ada penyaluran bantuan

 

 

 

 

 

 

legimanmuhlis@gmail.com

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan