Penanaman Pohon Api-api (Avicennia ) menginjak Hari Ke Tiga

LENGKONG, 13 DESEMBER 2020.

 

 

Dibuatkan pathok larian terlebih dahulu

 

 

Menanam bibit api-api dilahan pesisir Desa Lengkong Batangan

lengkong-batangan.desa.id- Pada hari ini Minggu tanggal 13 Desember 2020 Kelompok Tani Alam Lestari Desa Lengkong melaksanakan penanam pohon api-api mengijak hari ke tiga di kawasan pesisir  Desa Lengkong dalam rangka Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Padat Karya Mangrove Tahun 2020. Program ini adalah bantuan dari BPDAS HL  Pemali Jratun Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020.

 

pathok larian untuk tanaman agar kelihatan rapi

 

 

 

Lokasi penanam berlumpur sehingga perlu tanaga yang ekstra

Para pekerja senantiasa bekerja dengan keras karena lokasi berlumpur agak dalam sehingga memerlukan tenaga yang ektra agar bibit api-api dapat segera selesai  ditanam. Kondisi lahan ini  baru saja digenangi lumpur.  Lumpur dibawa air laut pada waktu air  pasang yang membawa material lumpur yang sangat tebal sehingga menutupi lahan yang mau ditanami bibit pohon api-api.

menaman sambil memberi ajir supaya tanaman tidak hanyut ombak

 

 

 

 

menanam sambi membawa sampan berupa katu kecil untuk ditumpangi bibit maupun

Hal ini yang agak menyulitkan para pekerja pada waktu membawa bibit ataupun pada waktu mau tanam. Karena jarak antara daratan yang mau ditanami agak jauh dan berjalan diatas lumpur yang tebal memerlukan tenaga yang kuat agar sampai dilokasi penanaman.

 

Pathok larian agar kelihatan rapi jika tumbuh nanti

 

 

 

Desa Lengkong mendapatkan bantuan Program Pemulihan Ekonomi Nasional  lahan mangrove seluas 4 hektar dengan jumlah bibit 40.000 batang jenis Avicennia ( api-api). Sebenarnya lahan pesir Desa Lengkong sangat panjang hampir 1,75 km panjangnya, saat ini kondisinya rusak parah karena ombak yang sangat besar yang arus nya sangat kencang sehingga merusak kawasan Mangrove Desa Lengkong.

 

 

 

menanam sambi memberi ajir tiap tiap tanaman

Disamping itu juga merusak tambak-tambak rakyat yang sudah bertahun- tahun jadi  dan sudah  ada bandeng maupun udang vanami hilang begitu saja ditelan ombak air pasang. Sehingga petani tambak ikan maupun petani tambak  udang pun mengalami kerugian yang sangat besar. Tetapi petani hanya bisa mengeluh  menyesali keadaan ini karena dia menganggapnya suatu cobaan hidup yang harus ia jalani.

 

menanam bibit api-api ( pohon api-api)

 

 

 

 

 

legimanmuhlis@sideka.id

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan