Pengasapalan Jalan Produksi Jalan Paeman Progresnya Sudah Mencapai 90%.

Lengkong, 03 Desember 2020.

 

Pengaspalan Jalan Paeman  Progresnya Sudah Mencapai 90%

 

jalan produksi dikawasan petambak garam rakyat Desa Lengkong

 

 

Pembakaran aspal untuk jalan produksi paeman

lengkong-batangan.desa.id.  Desa Lengkong  hari ini Kamis tanggal 03 Desember 2020, ada kegiatan pengaspalan jalan produksi jalan Paeman yang lokasi dikawasan tambak garam rakyat. Pekerjaan ini dimulai hari Rabu tanggal 25 Desember 2020. mulai dari pekerjaan makadam sampai mulai ke pengaspalan. Dalam pekerjaan ini memang ada kendalanya yang pertama karena jalan begitu awalnya sempit dan yang kedua kendala hujan turun pada waktu pekerjaan dimulai sehingga tidak maksimal pekerjaanya. Namun hari ini  hari ke sembilan pekerjaan sudah mencapai 90%  sdah selesai.

pengangkutan material memakai kendaraan roda tiga

 

 

Pengaspalan jalan produksi Paeman sepanjang 762 m

Pekerjaan mulai makadam sampai pengaspalan ini  ditangani pihak ketiga, biarpun pada awalnya pengajuan permohonan diajukan lewat BUMDes Metropolis yaitu BUMDes Desa Lengkong, namun kenyataanya pada pelaksanaan kegiatan pekerjaan ditangani semua oleh pihak ketiga. Pada awalnya sesuai RAB panjang jalan 800 m dan lebar 1,5 m namun pada kenyataanya panjang yang dibangun hanya menjadi 762 m, lebar 1,5 m jadi ada pengurangan 38 m.

 

Mengagnkut material memakai kendaraan roda tiga

Entah  alasan apa yang mendasari pengurangan panjang oleh pihak ketiga yang jelas tidak ada informasi resmi dari kontraktornya kepada Pemerintah Desa Lengkong maupun kepada Petugas Pendamping Desa.  Kalau informasi tidak resmi yang diterima karena alasannya  terlalu membengkak biaya pengangkutan materialnya karena kondisi lokasi jalan yang terlalu sempit tidak dapat dilalui kendaraan truk sehingga harus menggunakan kendaraan bermotor roda tiga.

 

Pengaspalan jalan produksi Paeman
jalan yang sudah diaspal begitu bagus

Namun Harapan Pemerintah Desa Lengkong supaya kekurangan pembangunan jalan produksi ini yang panjang sebenarnya 2300 m ini kekurangan yang masih banyak ini mudah-mudahan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati  atau Kementrian Kelautan dan Kelautan Pusat memberikan sarana dan prasarana jalan produksi tahun anggaran berikutnya sehingga petani dapat menjual hasil panennya dengan maksimal tidak ada gangguan  kaitannya tranfortasi jalan yang belum terbangun semua.

 

 

 

 

 

legimanmuhlis@sideka.id

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan