Perusahaan Garam Beryodium “UD.Shiren Banyu Asin”

Lengkong, Jum’at 3 Juli 2020.

Di Desa Lengkong  RT 04 RW 03 ada kegiatan yaitu Perushaan Garam halus beryodium “UD Shiren Banyu Asin” yang dimiliki oleh bpk Kasiren dan ibu Rohayati. Y

ang sampai saat ini perusahaan tersebut  tetap berjalan dengan baik walaupun kondisi Pandemi Covid-19 ini belum normal,  namun perusahaan ini tetap dapat mempekerjakan karyawanya sebanyak 23-25  karyawan,  setiap harinya dan dapat memproduksi 4-5 ton garam grosok menjadi garam  halus dan garam briket dengan merk usaha dagang   UD.Shire Banyu Asin.

Pada masa normal baru Covid-19 ini perusahaan  masih tetap berjalan lancar meskipun suasana Pandemi Covid -19 yang belum mereda ini dan tetap mengikuti protokol kesehatan karyawan diwajibkan pakai masker dan jaga jarak sementara masa new normal ini.

Perusahaan ini memproses garam grosok menjadi garam halus beryodium, garam briket  dan garam grosok sendiri yang pemasarannya sampai keluar wilayah Kabupaten Pati terutama sampai  ke daerah Solo, jogjakarta,sleman dan sekitarnya. Keberadaan perusahan ini di desa Lengkong kec Batangan Kab Pati jateng.

Dengan keberadaan perusahaan ini sedikit membantu pemerintah khususnya mengurangi pengangguran yang akibatnya sedikit mengurangi kemiskinan. P Kasiren salah satu pemilik perusahaan ini berharap kepada Pemerintah Pusat agar  harga garam bisa normal sehingga patani menjual hasil panennya dapat dipakai mencukupi kebutuhan hidup keluarga nya ,sehingga mereka dapat hidup sejahtera .

 

Perusahaan Garam UD, Shiren Banyu Asin

Pabrik Perusahaan UD. SHIREN BANYU ASIN ini dibangun dikawasan sekitar tambak warga, sehingga tidak menggangu permukiman warga,dan mengantisipasi dampak lingkungan sehingga warga tidak ada yang komplain dan kebanyakan memanfaatkan warga sekitar menjadi tenaga kerjanya.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan